ayam potong murah

2 Usaha Dijalankan Setelah Dulu FO Hotel, Sekarang Bisnis Ayam Potong (Pageto)

Posted on

AYAM POTONG – RANCAMAYA inilah bisnis yang sedang digeluti oleh Warta (dulunya Front Office Di Sebuah Hotel Daerah Jakarta), sebelumnya warta membuka usaha warkop reborn yang sudah dibahas di artikel ini : KOPI WARKOP REBORN KEKINIAN

warkop-17-reborn

Memutuskan untuk membuka bisnis ayam potong ini bukan perkara mudah, karena harus banyak pertimbangan karena memang warta sendiri selama ini bekerja di Hotel yang notabene tidak memikirkan tentang cash flow bisnis sebelumnya.

Dia harus mulai mempelajari mulai dari cara menggunakan modal usaha dengan baik, membelanjakan ke suplier terbaik, menjual ke customer yang tepat, dan tentunya bagaimana keuangan bisa terus berputar, semua warta pelajari sedikit demi sedikit karena hal seperti ini tidak diajarkan disekoiah dan tidak juga di pekerjaan sebelumnya.

Keputusannya untuk memulai bisnis ayam potong adalah karena daging ayam termasuk kebutuhan sehari-hari untuk menu makanan, ditambah bisnis ini tidak ada musimnya.

“hampir setiap hari mungkin kita makan daging ayam, belum lagi biasanya di acara hajatan, cathering, dan pesta biasanya terdapat menu yang menggunakan daging ayam” ucap warta owner pageto ayam potong.

warta menambahkan bahwa daging ayam juga termasuk yang terjangkau dibandingkan dengan dagian sapi atau kambing, “berbeda lagi jika dagang ketupa misalkan, biasanya banyak dicari di hari lebaran, inilah kenapa saya memilih bisnis ayam potong karena hampir setiap hari orang makan daging ayam.” tambah warta.

Dan untuk modal bisnis ini warta termasuk yang sudah merencanakannya, “modal bisa dibilang hampir tidak ada, karena saya mendapatkan suplier langsung selain kualitas ayam terjaga, jika ayam ada yang tidak terjual saya bisa kembalikan ke suplier”,. “untuk memulai bisnis jika terkendala modal biasanya saya pinter-pinter cari supliernya saja” jelasnya.

“karena untuk awal-awal menghindari kerugian yang besar karena masih awal pastinya belum terjadi penjualan yang besar, yang penting mulai dulu, dan saya memulai ini masih sangat baru, dan untuk omset masih di kisaran Rp. 300.000 ribuan per hari” warta berbagi pengalamannya.

Dan karena bisnis ini masih sangat baru, belum sampai sebulan alhamdulilah sudah sedikit demi sedikit menemui polanya, dan disini bukan hanya daging ayamnya saja, ada juga jeroan usus, ati, ceker, dan lain=lain, warta juga menambahkan jika ada yang ingin berkejasama atau membeli daging ayam murah berkualitas dengannya bisa mencari di google atau internet “AYAM POTONG PAGETO“.

“disana lengkap nanti ada nomor yang bisa dihubungi atau pesan langsung di googlenya, karena sekarang sudah sangat dimudahkan dalam komunikasi, jika ingin datang langsung bisa ke alamat ini, Perumahan Rancamaya dekat indomart rancamaya Kp. Bojongkaler, RT.04/RW.04, Bojongkerta, Kec. Bogor Sel., Kota Bogor, lokasinya akan sangat mudah ditemukan karena hanya satu-satunya penyedia ayam potong di daerah ini” tambah warta.

Itulah wawancara kami dengan owner AYAM POTONG PAGETO, semoga bermanfaat dan terus berjuang untuk memajukan bisnis anda sendiri mulai dari sekarang, terima kasih sampai jumpa di studi kasus bisnis ukm selanjutnya.